Jumat, 06 Juli 2012

Tinggalkan Inter, Forlan Hijrah ke Brasil

 
Milan - Diego Forlan tak akan lagi berseragam Inter Milan di musim depan. Klub Brasil, Internacional, mengumumkan bahwa mereka telah merampungkan negosiasi untuk mendatangkan striker asal Uruguay itu.

Forlan masih punya satu tahun tersisa di kontraknya bersama Inter. Namun ia memutuskan untuk memutus kontraknya bersama Nerazzurri.

Eks pemain Villareal ini tak masuk dalam rencana Inter di musim depan. Namanya tak ada dalam skuat Inter yang menjalani latihan pra-musim di Pinzolo.

Penyerang berusia 33 tahun ini sepakat untuk menandatangani kontrak bersama Internacnional hingga Juni 2015. Internascional akan memperkenalkan Forlan secara resmi pada hari Sabtu waktu setempat.

"Diego Forlan adalah rekrutan baru Internacional. Pemain asal Uruguay ini berada di Milan dan akan tiba di Porto Alegre pada hari Sabtu. Pemain akan diperkenalkan besok Sabtu," tulis pernyataan di situs resmi Internacional seperti dilansir ESPN Star.

Forlan bergabung dengan Inter pada bursa transfer musim panas tahun lalu dari Atletico Madrid. Selama di Giuseppe Meazza, pertaih gelar pemain terbaik di Piala Dunia 2010 hanya mencetak dua gol dari 18 penampilannya di Seri A.

Inter Pinjam Silvestre dari Palermo

Milan - Inter Milan tak butuh waktu lama untuk mendapatkan pengganti Lucio yang hengkang ke Juventus. La Beneamata memboyong bek asal Argentina, Matias Silvestre, dari Palermo.

Kepastian bergabungnya Silvestre ke Inter ini diumumkan oleh Palermo lewat situs resminya. Rosanero menyebutkan bahwa Inter meminjam Silvestre selama semusim dengan opsi membelinya di akhir masa peminjaman.

"L’U.S. Citta di Palermo mengumumkan bahwa mereka telah melepas Matias Silvestre ke FC Internazionale. Si pemain bertahan itu bergabung dengan Inter dengan status pinjaman dengan hak pembelian," demikian keterangan Palermo.

Diberitakan Football Italia, Inter harus membayar Palermo sebesar 8 juta euro jika nantinya akan mempermanenkan Silvestre dan mereka akan mengontrak bek 27 tahun itu selama empat tahun.

Situs resmi Inter secara tidak langsung juga sudah mengonfirmasi bergabungnya SIlvestre. Kubu Nerazzurri melansir 26 nama pemain yang dipanggil untuk latihan pramusim dan Silvestre termasuk di dalamnya.

Handanovic Merapat ke Inter

 
Udine - Satu wajah baru akan hadir di skuad Inter Milan musim depan, yakni Samir Handanovic yang diklaim presiden Udinese sudah mencapai kata sepakat untuk pindah dengan Nerazzurri.

"Saya bisa konfirmasikan jika kami sudah mencapai kesepakatan secara prinsip dengan Inter Milan. (Davide) Faraoni akan jadi bagian dari transfer itu. Hanya tinggal penandatanganan saja untuk merampungkan transfer ini. Tapi saya belum bisa bilang ini resmi," ucap bos Udinese, Gino Pozzo, seperti dilansir Gazzetta Dello Sport.

Diberitakan Inter harus membayar dana senilai 11 juta euro kepada Udinese dan rencananya Handanovic akan dikontrak selama empat tahun dengan bayaran senilai dua juta euro per musim.

Kedatangan Handanovic ini diperkirakan akan membuka pintu keluar untuk kiper utama Inter, Julio Cesar. Meski masih dalam top performanya, gaji besar Cesar diperkirakan sebagai penyebab La Beneamata melepas kiper asal Brasil itu.

Sebelumnya Inter sudah melakukan pengetatan gaji dengan memutus kontrak bek senior mereka, Lucio.

Minggu, 01 Juli 2012

Italia Jamin Posisi Prandeli


Antonio Cassano dkk. secara impresif melangkah hingga ke babak puncak dalam turnamen empat tahunan antarnegara Eropa yang berlangsung di Kiev Olympic Stadium, Senin (2/7/2012) dinihari WIB. Padahal, sebuah masalah berat tengah melanda dunia sepakbola 'Negeri Pizza' akibat skandal pengaturan skor yang diberi nama scommessopoli.

Italia yang tak mampu mengimbangi permainan La Furia Roja, akhirnya kalah 0-4 seusai para pemain Spanyol, David Silva, Jordi Alba, Fernando Torres, dan Juan Mata bergantian membobol gawang yang dikawal oleh Gianluigi Buffon.

Meski gagal menyabet gelar juara, Presiden asosiasi sepakbola Italia (FIGC), Giancarlo Abete, kembali menegaskan bahwa posisi Prandelli masih tetap aman.

"Saya tidak takut Prandelli akan pergi, karena dia mempunyai hubungan solid dengan federasi dan kami akan mencoba menempatkan dia dalam kondisi terbaik untuk melanjutkan pekerjaannya," jelas Abete kepada Football Italia.

"Dia sudah menjadi langkah positif dan meskipun ada kekecewaan dalam kekalahan di laga final, kami tidak boleh lupa bahwa turnamen ini menunjukkan kemajuan bagi Azzurri dan membawa timna Italia kembali ke tempat yang prestius di sepakbola Eropa."

Untuk mendukung Prandelli supaya bisa bekerja dengan optimal, Abete mengungkapkan bahwa persoalan yang melibatkan klub, dalam hal ini kasus pengaturan skor, harus bisa segera dirampungkan.

"Ada masalah hubungan antara klub dan negara yang mana semua anggota negara harus turut menyelesaikan. Kami harus melanjutkan pekerjaan ini dan sadarilah ini melingkupi tim senior Italia, namun juga sektor pemain muda," tegasnya.

Spanyol Layak Atas Sejarah yang Dicatatnya


Spanyol dapat kritik terkait gaya permainan yang mereka peragakan di Piala Eropa 2012. Meski empat tahun lalu banyak disanjung karena dianggap mempertontonkan sepakbola atraktif, di tahun ini pola yang sama dianggap sudah membosankan.

Keputusan Vincente Del Bosque yang dalam beberapa kesempatan bermain tanpa striker murni dan pola permainan dari Xavi Hernandez yang terus memutar bola ke seluruh bagian lapangan menjadi dasar penilaian tersebut. Beberapa pemain Spanyol kompak membantah kalau mereka membosankan, dan itu mereka buktikan saat menghadapi Italia di laga final.

'Tim Matador' bermain dengan tiki-taka yang dipercepat dan Andres Iniesta cs bergerak jauh lebih dinamis. Sebuah gol cepat dari David Silva pada menit ke-14 dan cedera yang menghantam pemain Italia akhirnya mengantar Spanyol mempertahankan gelarnya dengan kemenangan 4-0.

"Mereka membuat sejarah dan mereka meraihnya dengan layak - mereka punya banyak pemain yang sudah mencoba dan teruji di level seperti ini. Dan bahkan saat mereka tidak bermain dengan striker murni, mereka bisa menghadirkan banyak kesulitan buat Anda," sahut pelatih Italia, Cesare Prandelli, usai pertandingan seperti diberitakan Reuters.

Dengan masih banyak pemain berusia muda di skuadnya, Spanyol berpeluang untuk terus menjaga statusnya sebagai tim terbaik di dunia. Tantangan terbesar mereka selanjutnya adalah Piala Dunia 2014 di Brasil.

Catatan-Catatan dari Final Piala Eropa 2012


Berikut ini sejumlah catatan istimewa setelah Spanyol mengalahkan Italia 4-0 di partai final di Kiev, Ukraina, Senin (2/7/2012) dinihari WIB, seperti dikutip dari Reuters:

- Spanyol adalah tim pertama yang berturut-turut menjuarai Piala Eropa, dan di antaranya juga memenangi Piala Dunia. Ini adalah titel ketiga mereka di kancah Eropa, menyamai rekor Jerman.

- Empat gol (4-0) adalah skor dan selisih terbesar dalam sejarah pertandingan final Piala Eropa.

- Vicente del Bosque menjadi pelatih kedua yang pernah menjuarai Piala Eropa dan Piala Dunia. Figur pertama adalah Helmut Schoen yang membawa Jerman memenangi Piala Eropa 1972 dan Piala Dunia 1974.

- Ini adalah kali pertama Spanyol mengalahkan Italia di pertandingan normal dari delapan pertemuan mereka di turnamen besar. (Di perempatfinal Piala Eropa 2008 Spanyol menang atas Italia lewat adu penalti)

- Fernando Torres menjadi pemain pertama yang mencetak gol di dua final Piala Eropa. Di EURO 2008 dia mengukir gol tunggal kemenangan Spanyol atas Jerman.

- Spanyol kini tak terkalahkan dalam 12 pertandingannya di Piala Eropa dan tidak kebobolan dalam lima partai terakhirnya. Dua hal tersebut adalah rekor di turnamen benua biru ini. Mereka juga berhasil clean sheet dalam 10 laga terakhirnya di babak knockout Piala Eropa dan Piala Dunia.

- Kekalahan terakhir Spanyol di Piala Eropa adalah saat ditekuk Swedia 0-2 di babak kualifikasi EURO 2006 -- setelah tak terkalahkan dalam 29 laga.

- Kali terakhir Spanyol kalah setelah unggul 1-0 adalah di bulan September 2006, saat ditaklukkan Irlandia Utara 2-3.

- Ini adalah kali ketiga sebuah tim mencetak dua gol di babak pertama final Piala Eropa. Italia mengalahkan Yugoslavia 2-0 di final (ulangan) 1968, dan Cekoslowakia menundukkan Jerman Barat lewat adu penalti di tahun 1976, setelah unggul 2-1 sampai babak pertama selesai.

- Iker Casillas adalah pemain kedua setelah Franz Beckenbauer (1972-1976) yang menjadi kapten dalam kemenangan tim mereka di final Piala Eropa/Dunia.

- Casillas juga menjadi pemain pertama yang mencapai 100 kemenangan di level internasional, serta memiliki rekor 79 kali clean sheet dalam 136 penampilan.

- Gelandang Spanyol David Silva mencetak dua gol dan tiga assist di Piala Eropa 2012 – terbanyak dibanding pemain-pemain lain.

- Gianluigi Buffon melewati rekor Dino Zoff untuk penampilan terbanyak di putaran final Piala Eropa/Piala Dunia. Ia sudah terlibat di 25 pertandingan, hanya kalah dari Paolo Maldini (36) dan Fabio Cannavaro (26).