Jumat, 15 Juni 2012

Inggris Kalahkan Swedia 3-2


Duel kedua tim berjalan cukup seimbang. Situs resmi UEFA mencatat Inggris sedikit lebih unggul dalam penguasaan bola, yakni 52 persen. Inggris melepaskan 15 tembakan dengan sembilan di antaranya tepat sasaran, sementara Swedia melakukan 12 percobaan dan delapan on target.
Di babak pertama, Inggris unggul 1-0. Gol dibuat oleh Andy Carroll.
Babak kedua berjalan seru. Swedia sempat balik memimpin 2-1 lewat gol bunuh diri Glen Johnson dan sundulan Olof Mellberg.

Namun, Inggris tak menyerah begitu saja. Usai menyamakan kedudukan lewat gol Theo Walcott, mereka akhirnya menentukan kemenangan melalui gol cantik Danny Welbeck.

Kemenangan ini menempatkan Inggris di urutan kedua klasemen sementara Grup D dengan empat poin dari dua laga. Jumlah poin mereka sama dengan Prancis, tapi Prancis punya selisih gol lebih baik.

Sementara itu, Swedia dipastikan tersingkir karena belum meraih poin. Dengan sisa satu laga, tim asuhan Erik Hamren ini tak akan bisa mengejar perolehan poin Prancis dan Inggris.

Jalannya pertandingan

Peluang pertama dimiliki Scott Parker pada menit ketujuh. Parker melepaskan tendangan voli keras ke gawang Swedia, tapi Andreas Isaksson bisa menepisnya.

Berselang tiga menit, gantian Swedia yang mengancam. Sebastian Larsson yang menerima umpan Zlatan Ibrahimovic melepaskan tembakan, tapi bola bisa ditangkap Joe Hart.

Usaha Danny Welbeck pada menit ke-16 tak terlalu membahayakan gawang Swedia. Sundulannya masih melebar.

Memasuki menit ke-20, Ibrahimovic menjajal peruntungannya. Dia menembak dari luar kotak penalti, namun masih terlalu lemah dan Hart mudah menjinakkannya.

Kebuntuan terpecahkan pada menit ke-23. Berawal dari umpan silang yang dilepaskan Steven Gerrard, Carroll yang dijaga dua bek Swedia melompat tinggi untuk menanduk bola dan mengirimnya ke pojok bawah gawang.

Aksi Ibrahimovic pada menit ke-33 nyaris membuat Swedia menyamakan skor. Namun, tendangan pemain AC Milan itu, yang sempat berbelok arah karena mengenai kaki John Terry, bisa diamankan oleh Hart.

Empat menit kemudian, Ashley Young menyia-nyiakan sebuah peluang emas. Kendati ruang tembak cukup terbuka, penyelesaiannya malah melenceng.

Percobaan yang dilakukan Kim Kallstrom beberapa saat kemudian juga gagal. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti melayang tipis di atas mistar.

Babak kedua baru dimulai empat menit, Swedia sudah bikin gol. Diawali tendangan bebas Ibrahimovic, terjadi kemelut di kotak penalti Inggris. Mellberg yang ikut membantu serangan melepaskan tembakan, bola diblok Hart, tapi kemudian mengenai badan Glen Johnson sebelum masuk gawang. Gol ini diputuskan sebagai hasil bunuh diri Johnson.

Mellberg menjebol gawang Inggris pada menit ke-59. Kali ini, dia sukses melepaskan diri dari kawalan bek-bek Inggris untuk menanduk tendangan bebas Larsson. Hart cuma bisa terpana melihat gawangnya bergetar lagi.

Berselang tiga menit, Terry punya peluang emas bikin gol. Sial buat dia, sundulannya dari jarak dekat masih bisa dimentahkan Isaksson.

Inggris akhirnya bisa membalas pada menit ke-64. Tendangan melengkung Walcott dari luar kotak penalti membuat Isaksson terkecoh dan gawangnya pun jebol. Swedia 2, Inggris 2.

Tendangan Carroll pada menit ke-70 belum mengubah kedudukan. Bola hasil sepakan pemain Liverpool itu masih melambung.

Ibrahimovic memaksa Hart membuat penyelamatan gemilang pada menit ke-76. Dia melepaskan tendangan keras dari jauh, tapi Hart terbang menepis bola.

Dua menit kemudian, Inggris kembali memimpin berkat gol cantik Welbeck. Memanfaatkan umpan Walcott, Welbeck yang sebenarnya dikawal Mellberg bisa membelokkan bola dengan tumitnya ke dalam gawang.

Di sisa waktu, Gerrard nyaris membawa Inggris unggul lebih banyak. Tapi, sontekan jarak dekatnya secara luar biasa dihalau Isaksson.

Susunan pemain
Swedia: Isaksson, Mellberg, Granqvist (Lustig 66'), Olsson, Olsson, Elm (Wilhelmsson 81'), Larsson, Svensson, Kallstrom, Ibrahimovic, Elmander (Rosenberg 79')

Inggris: Hart, Johnson, Cole, Terry, Lescott, Gerrard, Young, Milner (Walcott 61'), Parker, Carroll, Welbeck (Oxlade-Chamberlain 90')

PRANCIS KALAHKAN TUAN RUMAH


Prancis menaklukkan Ukraina 2-0 dalam laga di Donbass Arena, Donetsk, Jumat (15/6/2012). Dua gol Les Bleus dicetak Jeremy Menez dan Yohan Cabaye.

"Malam ini saya benar-benar menikmati permainan Prancis," aku Blanc kepada M6 Television.

"Kami mencetak dua gol dan kami bisa mencetak sedikit lebih banyak. Kami sedang berkembang. Segalanya belum sempurna, namun para pemain tahu bahwa mereka punya potensi yang perlu digali lagi," sambungnya.

Saat ditanya soal pencapaian Prancis di Piala Eropa 2012, Blanc belum mau berkomentar banyak.

"Apakah Prancis bisa melaju jauh? Saya tak bisa menjawabnya. Setiap pertandingan berbeda. Hari ini kami lebih baik dari Ukraina dan Tuhan tahu itu tak mudah karena mereka didukung seisi stadion," kata mantan pemain Manchester United dan Inter Milan ini.

FORLAN BERTAHAN DI INTERMILAN


Musim lalu Forlan tampil buruk dengan hanya mencetak dua gol sepanjang musim di Seri A plus rentetan cedera yang menderanya sepanjang musim.

Alhasil muncul pemberitaan jika ia akan hengkang dari Giuseppe Meazza musim panans nanti dan klub asal Brasil, Atletico Miniero, sempat dikabarkan berminat untuk mendapatkan servis pemain berusia 32 tahun ini.

Akan tetapi, Forlan langsung menampik kabar kepindahannya tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya akan tetap membela tim biru-hitam untuk musim mendatang. Hal ini ditegaskan melalui sang agen yang juga ayah pesepakbola asal Uruguay itu, Pablo Forlan.

"Untuk saat ini tidak ada negosiasi dengan klub manapun," tukas Pablo seperti dilansir Sky Sports.

"Dia akan tetap bertahan di Inter. Dia masih punya satu tahun kontrak tersisa dengan klub," sambungnya.

Pernyataan ini seperti kian menegaskan ucapan Forlan beberapa waktu lalu di mana ia masih ingin membuktikan kemampuannya sebagai salah satu striker top di Eropa.

"Saya ingin bertahan di Inter. Anda belum melihat Forlan yang sesungguhnya," pungkasnya.

Rabu, 13 Juni 2012

Capello Doakan Inggris Sukses di Euro




London - Sudah tak lagi menjadi manajer Inggris tak membuat Fabio Capello melupakan tim yang pernah ditanganinya itu. Ia mengaku masih mengikuti perkembangan Inggris dan mendoakan mereka sukses di Euro 2012.

Capello menjadi manajer Inggris sejak tahun 2008. Namun setelah empat tahun menangani The Three Lions, Capello memutuskan untuk meletakkan jabatannya, tepatnya empat bulan sebelum Piala Eropa 2012 digelar.

Setelah tak lagi menjadi manajer, Capello masih menyaksikan pertandingan yang dijalani oleh Steven Gerrard dkk. Ia masih memendam hasrat bisa mendampingi Inggris di Piala Eropa 2012.

"Ketika pemain Inggris bermain melawan Prancis, tentu ada emosi - aku merasakannya. Inggris adalah bagian dariku, pekerjaan itu adalah daya tarik, kesempatan untuk memenangi sesuatu setelah sekian lama. Setiap orang menginginkannya untuk alasan ini," ujar Capello kepada Daily Mail.

"Sulit menyaksikan mereka dari televisi sementara Anda ingin ada di bangku cadangan timnas. Ada perbedaan yang besar."

"Ini adalah skuadku, mereka lolos di bawah kepemimpinanku dan aku kenal mereka dengan baik. Ini sulit diterima, tapi ini sudah terjadi," sambungnya.

Meski demikian, Capello tetap berharap Inggris lolos ke fase berikutnya. Ia pun berharap Roy Hodgson mampu membawa Inggris memenangi trofi.

"Mereka akan lolos karena aku masih merasa ini seperti pekerjaannku. Aku harap Roy (Hodgson) senang setelah pertandingan ketiga. Aku ingin mereka menang," tutup mantan pelatih AC Milan, AS Roma, dan Real Madrid itu.